Sukses Gelar Lanjutan International Conference on Education, Mitra Lokal dan Internasional apresiasi FTIK UIN Suna

Lhokseumawe, 28 Juli 2026 – Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe melanjutkan rangkaian The 2nd International Conference on Education 2026 melalui agenda akademik yang menghadirkan diskusi ilmiah bersama narasumber nasional dan internasional.

Kegiatan lanjutan ini menjadi ruang bagi akademisi, peneliti, dan praktisi pendidikan untuk bertukar gagasan mengenai inovasi pendidikan berbasis manusia (human-centered innovation) serta pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) dalam menghadapi perkembangan dunia pendidikan.

Sesi akademik menghadirkan Ainol Marziah, Ph.D. Candidate dari International Islamic University Malaysia (IIUM), Prof. Dr. Khalsiah dari Universitas Malikussaleh, serta Prof. Dr. Tahir Khan dari University of Malakand, Pakistan. Para narasumber membahas berbagai isu strategis terkait transformasi pendidikan, penguatan riset, pengembangan kurikulum, dan tantangan pendidikan di era digital.

Kegiatan ini turut diikuti oleh berbagai mitra dan sivitas akademika, di antaranya perwakilan Bank Indonesia, Politeknik Negeri Lhokseumawe, Universitas Malikussaleh, Polyglot Lhokseumawe, serta akademisi dan praktisi pendidikan lainnya. Kehadiran para peserta menunjukkan terbukanya ruang kolaborasi dan pertukaran pengalaman antarlembaga.

Selain menghadirkan forum ilmiah, kesuksesan kegiatan ini juga didukung oleh keterlibatan mahasiswa FTIK yang tergabung dalam Organisasi Mahasiswa (ORMAWA). Para mahasiswa berperan dalam pelayanan peserta, dokumentasi, publikasi, hingga pendampingan selama rangkaian konferensi berlangsung.

Dekan FTIK UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe, Dr. Jumat Barus, S.S., M.S., menyampaikan bahwa konferensi internasional ini menjadi wadah untuk memperluas wawasan akademik sekaligus memperkuat kerja sama penelitian dan publikasi ilmiah.

“Konferensi ini bukan hanya menjadi forum berbagi ilmu, tetapi juga membuka peluang kolaborasi penelitian, publikasi ilmiah, dan pengembangan akademik yang berkelanjutan bagi dosen maupun mahasiswa,” ujarnya.

Wakil Dekan III FTIK, Dr. Nurul Fadhillah, M.Hum., juga mengapresiasi keterlibatan mahasiswa dalam mendukung pelaksanaan kegiatan internasional tersebut. Menurutnya, pengalaman terlibat langsung dalam konferensi internasional menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan komunikasi, kepemimpinan, dan kerja sama lintas budaya.

Melalui rangkaian lanjutan The 2nd International Conference on Education 2026, FTIK UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe terus memperkuat komitmennya dalam membangun budaya akademik, memperluas jejaring kolaborasi, serta menghadirkan kegiatan ilmiah yang mendukung peningkatan kualitas pendidikan.

Share this Post