Mahasiswa PIAUD dan PGMI UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe Gelar Expo Edupreneur Bertema Ecopreneur
Lhokseumawe, Kamis, 2 Juli 2026 – Mahasiswa Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) dan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK), UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe menyelenggarakan Expo Edupreneur sebagai implementasi pembelajaran Mata Kuliah Edupreneur. Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai ini dilaksanakan di lingkungan FTIK UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe.
Expo tahun ini mengusung tema “Ecopreneur Expo: Dari Limbah Menjadi Peluang Usaha” yang bertujuan menumbuhkan jiwa kewirausahaan sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap pelestarian lingkungan melalui pemanfaatan limbah dan barang bekas menjadi produk yang bernilai guna serta bernilai ekonomi.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa menampilkan berbagai hasil karya inovatif, seperti Alat Permainan Edukatif (APE) berbahan dasar limbah, berbagai produk hasil kreativitas mahasiswa, serta aneka makanan dan minuman. Seluruh produk yang dipamerkan merupakan implementasi nyata dari konsep edupreneur yang telah dipelajari selama proses perkuliahan.
Kegiatan ini merupakan bagian dari pembelajaran Mata Kuliah Edupreneur yang diampu oleh Dr. Rahmy Zulmaulida, S.Pd., M.Pd., serta mendapat dukungan penuh dari Ketua Program Studi PIAUD, Noval Fuadi, S.Pd., M.Pd., sebagai wujud komitmen program studi dalam mendorong mahasiswa mengembangkan kreativitas, inovasi, dan jiwa kewirausahaan yang berwawasan lingkungan.
Ketua Program Studi PIAUD, Noval Fuadi, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa Expo Edupreneur menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan potensi diri sekaligus mengasah kemampuan berwirausaha yang berlandaskan kreativitas dan kepedulian terhadap lingkungan.
"Melalui Expo Edupreneur ini, kami berharap mahasiswa tidak hanya mampu menghasilkan produk yang kreatif dan inovatif, tetapi juga memiliki jiwa wirausaha yang peduli terhadap lingkungan. Semoga kegiatan ini menjadi pengalaman berharga dalam meningkatkan kompetensi dan mempersiapkan mahasiswa menghadapi dunia kerja maupun dunia wirausaha di masa depan," ujarnya.
Sementara itu, dosen pengampu Mata Kuliah Edupreneur, Dr. Rahmy Zulmaulida, S.Pd., M.Pd., menjelaskan bahwa expo ini merupakan implementasi langsung dari proses pembelajaran yang telah berlangsung selama satu semester.
"Expo Edupreneur ini menjadi sarana bagi mahasiswa untuk menerapkan ilmu yang telah dipelajari, mulai dari proses perencanaan, produksi, promosi, hingga pemasaran. Kami ingin mahasiswa memahami bahwa kreativitas dapat melahirkan peluang usaha, termasuk melalui pemanfaatan limbah dan barang bekas menjadi produk yang bernilai guna serta bernilai ekonomi," tuturnya.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan mampu mengasah keterampilan berwirausaha, memperkuat kemampuan bekerja sama dalam tim, serta menciptakan produk kreatif yang memiliki nilai guna dan nilai ekonomi. Selain menjadi ajang pameran hasil karya mahasiswa, expo ini juga diharapkan dapat menginspirasi masyarakat bahwa limbah dan barang bekas dapat diolah menjadi produk yang bermanfaat, inovatif, dan memiliki nilai jual.
Panitia mengundang seluruh sivitas akademika UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe serta masyarakat umum untuk hadir dan memeriahkan kegiatan ini sebagai bentuk dukungan dan apresiasi terhadap kreativitas, inovasi, serta semangat kewirausahaan mahasiswa.
