Coaching PPL dan PLP FTIK UIN SUNA Bekali Mahasiswa dengan Pedagogi Digital Responsif AI, Adaptif, dan Inovatif

Lhokseumawe, 26 Agustus 2026 — Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe menggelar Coaching Peserta Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) dan Program Latihan Profesi (PLP) Tahun Akademik 2026/2027 pada 26–28 Agustus 2026. Kegiatan ini mengangkat tema “Transformasi Pedagogi Digital: Menyiapkan Pendidikan dan Tenaga Kependidikan Responsif AI yang Adaptif dan Inovatif.”

Kegiatan dibuka oleh Wakil Rektor I UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe melalui arahan kepada mahasiswa peserta PPL dan PLP. Pembukaan turut dihadiri jajaran pimpinan FTIK, di antaranya Dekan Dr. Jumat Barus, MS., Wakil Dekan I Dr. Susi Yusrianti, M.Pd., Wakil Dekan II Novi Diana, M.Pd., serta Wakil Dekan III Dr. Nurul Fadhillah, M.Hum.

Pada hari pertama, Rabu (26/8), mahasiswa memperoleh pembekalan yang berfokus pada perubahan pembelajaran di tengah perkembangan AI. Materi “Transformasi Pembelajaran di Era AI: Model-Model Pembelajaran Terkini untuk Guru Masa Depan” disampaikan oleh Dr. Jon Darmawan, S.Pd., M.Pd., kemudian dilanjutkan dengan materi “Digital Leadership and Digital Administration dalam Praktik Manajemen di Sekolah dan Madrasah” oleh Dr. Sofyan Arianto, M.Pd. Sesi berikutnya membahas sistem pelaksanaan dan penilaian PPL/PLP.

Memasuki Kamis (27/8), coaching diarahkan pada kesiapan mahasiswa menghadapi dunia profesional. T. Haris Multazam, S.Pd., Gr. membahas kompetensi, karier, dan kemandirian melalui materi “Dari Kampus Menuju Masa Depan: Membangun Kompetensi, Karier, dan Kemandirian.” Selanjutnya, Lailan F. Saidina, M.Sos., CMTC membawakan materi “From Campus to Classroom: Menjadi Manusia Guru di Tengah Paparan AI.” Peserta kemudian dibekali keterampilan merancang komik dan video pembelajaran berbasis AI melalui materi yang disampaikan Khairuddin, S.Pd., M.Pd.

Rangkaian kegiatan berlanjut pada Jumat (28/8) dengan pembahasan mekanisme dan tata pelaporan PPL/PLP yang disampaikan oleh Novi Diana, M.Pd. Kegiatan kemudian ditutup dengan pelepasan peserta PPL/PLP oleh Dekan FTIK dan dilanjutkan dengan briefing dosen pembimbing lapangan bersama mahasiswa.

Dekan FTIK, Dr. Jumat Barus, MS., menyampaikan bahwa coaching tersebut menjadi bagian penting dalam mempersiapkan mahasiswa sebelum terjun ke satuan pendidikan. “Melalui coaching ini, kami berharap mahasiswa benar-benar siap menjalankan PPL dan PLP, bukan hanya dari sisi kemampuan mengajar, tetapi juga dalam menghadapi perkembangan teknologi, khususnya AI. Mahasiswa perlu mampu menjadi pendidik yang adaptif, inovatif, dan tetap mengedepankan nilai-nilai pendidikan," ujarnya.

Melalui pembekalan selama tiga hari tersebut, FTIK UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe mendorong mahasiswa untuk melihat PPL dan PLP bukan sekadar tahap praktik di sekolah, tetapi sebagai proses membangun kesiapan profesional. Dengan memadukan pembekalan pedagogik, pengelolaan pendidikan, pengembangan diri, serta pemanfaatan AI, mahasiswa diharapkan mampu memasuki ruang pendidikan dengan kompetensi yang lebih adaptif dan inovatif.

Share this Post