Perkuat Mutu Kurikulum, KAPRODI PGMI UIN SUNA Mengikuti Workshop Master Kurikulum OBE PGMI Indonesia.

Yogyakarta, 27-29 Agustus 2026. Ketua Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe, Dr. Sarah Fazilla, S.Si., M.Pd., turut berpartisipasi dalam Workshop Master Kurikulum OBE yang diselenggarakan oleh Perkumpulan Dosen PGMI Indonesia (PD-PGMI Indonesia) di University Hotel UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Workshop tersebut menjadi bagian dari upaya penguatan dan penyelarasan kurikulum Program Studi PGMI di Indonesia dengan pendekatan Outcome-Based Education (OBE). Kegiatan mengacu pada Permendik Saintek Nomor 39 Tahun 2025 dan Permendik Saintek Nomor 10 Tahun 2026, dengan fokus pada pengembangan dokumen kurikulum, penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS), serta evaluasi Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL).

Dalam kegiatan ini, Dr. Sarah Fazilla fokus pada penyusunan dan penguatan dokumen kurikulum Prodi PGMI. Keikutsertaan tersebut diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam proses review dan pengembangan kurikulum PGMI UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe agar semakin relevan dengan kebutuhan pendidikan dan tuntutan perkembangan dunia akademik.

Selain penyusunan dokumen kurikulum, workshop juga memberikan penguatan terhadap penyusunan RPS dan evaluasi CPL Program Studi. Peserta memperoleh kesempatan untuk berdiskusi dan melakukan review terhadap berbagai komponen kurikulum sehingga terdapat kesinambungan antara profil lulusan, CPL, struktur kurikulum, mata kuliah, proses pembelajaran, hingga sistem evaluasi.

Dekan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe, Dr. Jumat Barus, S.S., M.S., menyampaikan apresiasi atas keikutsertaan Dr. Sarah FazillaS.Si., M.Pd dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, keterlibatan pimpinan program studi dalam kegiatan pengembangan kurikulum merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kualitas tata kelola akademik dan mutu pendidikan di lingkungan FTIK.

Beliau juga mengapresiasi komitmen Prodi PGMI untuk terus melakukan pembaruan dan penguatan kurikulum sesuai dengan perkembangan regulasi pendidikan tinggi serta kebutuhan kompetensi lulusan. Penguatan kurikulum diharapkan tidak hanya menghasilkan dokumen akademik yang baik, tetapi juga mampu diterapkan secara nyata dalam proses pembelajaran dan memberikan dampak terhadap kualitas lulusan.

Keikutsertaan Kaprodi PGMI dalam workshop ini juga menjadi bagian dari komitmen UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe untuk mendorong peningkatan mutu program studi secara berkelanjutan. Kurikulum berbasis OBE diharapkan mampu memastikan proses pendidikan berorientasi pada capaian dan kompetensi yang harus dimiliki lulusan, bukan hanya pada penyelesaian materi pembelajaran.

Workshop luring yang berlangsung selama tiga hari tersebut selanjutnya akan dilanjutkan dengan pendampingan secara daring pada September 2026. Pendampingan ini menjadi tahap lanjutan untuk membantu peserta menyelesaikan dan menyempurnakan dokumen kurikulum di masing-masing program studi.

Melalui keikutsertaan tersebut, Prodi PGMI UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe terus menunjukkan komitmennya dalam membangun kurikulum yang adaptif, relevan, dan berorientasi pada mutu. Dukungan pimpinan FTIK menjadi bagian penting dalam mendorong terwujudnya PGMI yang unggul dalam tata kelola akademik, pembelajaran, dan kualitas lulusan.

Share this Post