Mahasiswa TBIN Raih Prestasi pada Lomba-Lomba Ketarbiyahan Nasional FORDETAK 2026
Lhokseumawe – Prestasi membanggakan kembali diraih oleh mahasiswi Program Studi Tadris Bahasa Indonesia (TBIN), Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK), UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe, pada Lomba-Lomba Ketarbiyahan Nasional 2026 yang diselenggarakan dalam rangka Pertemuan Tahunan FORDETAK (Forum Dekan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan) UIN/IAIN/STAIN se-Indonesia Tahun 2026.
Kompetisi tersebut dilaksanakan secara daring dengan mengusung tema “Menguatkan Kreativitas, Profesionalisme, dan Inovasi Ketarbiyahan Menuju Pendidikan Islam yang Unggul, Berdaya Saing, dan Berkelanjutan.” Kegiatan dilaksanakan secara nasional dengan UIN Antasari Banjarmasin sebagai tuan rumah. Rangkaian kegiatan berlangsung sejak pendaftaran pada 1–31 Juli 2026, pengiriman karya hingga 8 Agustus, penilaian pada 9–10 Agustus, penetapan pemenang pada 11 Agustus, serta pengumuman dan penyerahan penghargaan pada 12-14 Agustus 2026.
Dalam kompetisi tersebut, enam mahasiswi TBIN berhasil meraih prestasi pada cabang perlombaan yang diikuti. Pada cabang Microteaching Mahasiswa, Zuhra berhasil meraih Terbaik 2 melalui video pembelajaran yang menampilkan kemampuan dalam merancang dan menyajikan pembelajaran secara kreatif, komunikatif, dan profesional. Capaian tersebut berkaitan erat dengan pengembangan kompetensi pedagogik dan kesiapan mahasiswa sebagai calon pendidik Bahasa Indonesia.
Prestasi berikutnya diraih oleh Marlisatul Khaira yang memperoleh Terbaik 2 pada cabang Pembacaan Puisi. Melalui puisi karya sendiri, ia menunjukkan kemampuan dalam mengolah penghayatan, intonasi, artikulasi, ekspresi, dan penyampaian karya sastra secara lisan.
Sementara itu, pada cabang Esai Kependidikan bagi Mahasiswa, Nurul Izzati berhasil meraih Terbaik 2, sedangkan Ulfa Afifa Humaira, Alda Rizkiya, dan Zahratul masing-masing berhasil meraih Terbaik 3. Capaian tersebut menunjukkan kemampuan mahasiswi TBIN dalam mengembangkan gagasan kependidikan melalui karya tulis sekaligus mengasah keterampilan menulis, berpikir kritis, membangun argumentasi, dan menyampaikan pemikiran secara sistematis.
Wakil Dekan III Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK), Dr. Nurul Fadhilah, M.Hum., menyampaikan apresiasi atas prestasi yang diraih mahasiswi TBIN dalam kompetisi tersebut. Ia mengucapkan selamat kepada mahasiswi TBIN yang telah berhasil meraih prestasi pada FORDETAK 2026 dan mengharumkan nama Program Studi, fakultas, dan universitas.
“Selamat kepada mahasiswi TBIN atas prestasi yang telah diraih. Kami sangat mengapresiasi usaha dan semangat mahasiswa dalam mengikuti kompetisi tingkat nasional. Semoga capaian ini menjadi motivasi untuk terus berkarya, mengembangkan kemampuan, dan meraih prestasi lainnya di masa mendatang,” ujarnya.
Ketua Program Studi Tadris Bahasa Indonesia, Istiqamah, M.Pd., turut menyampaikan apresiasi atas capaian mahasiswi tersebut. Menurutnya, keterlibatan mahasiswi TBIN dalam kompetisi nasional memberikan pengalaman yang memperkaya proses pembelajaran sekaligus menjadi ruang untuk mengembangkan kompetensi di luar kegiatan perkuliahan.
“Capaian ini menunjukkan bahwa mahasiswi TBIN memiliki potensi yang dapat dikembangkan melalui berbagai ruang pembelajaran dan pengalaman kompetitif. Setiap prestasi yang diraih menjadi bagian dari proses mahasiswa dalam membangun kompetensi, kreativitas, kepercayaan diri, dan pengalaman yang relevan dengan bidang akademik maupun profesional,” ujarnya.
Rangkaian prestasi tersebut menambah rekam capaian mahasiswi TBIN dalam kompetisi tingkat nasional sekaligus menjadi bentuk pengakuan eksternal terhadap kompetensi yang dikembangkan mahasiswa. Beragamnya cabang yang diikuti juga memperlihatkan bahwa pengembangan mahasiswa mencakup berbagai kemampuan, mulai dari kompetensi pedagogik, keterampilan berbahasa dan bersastra, hingga kemampuan berpikir kritis dan menulis.
Bagi Program Studi Tadris Bahasa Indonesia, capaian ini menjadi bagian dari upaya membangun lingkungan akademik yang memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan potensi dan mengaplikasikan kompetensinya dalam berbagai konteks.