Dari Kampus ke Studio RRI: Mahasiswa TBI FTIK UIN Sultanah Nahrasiyah Edukasi Generasi Muda tentang English Slang

Lhokseumawe – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe. Salah satu mahasiswa Program Studi Tadris Bahasa Inggris (TBI), Wirda Rasyada, dipercaya menjadi narasumber dalam program siaran Outside The Box Episode 12 yang disiarkan secara langsung melalui RRI Pro 2 Lhokseumawe 92.5 FM pada Kamis (6/8/2026).

Mengusung tema "Beyond the Screen: Why English Slang is Your New Career and Social Skill", episode kali ini mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk memahami bagaimana penggunaan English slang telah menjadi bagian dari komunikasi global yang tidak hanya berkembang di media sosial, tetapi juga memiliki peran dalam membangun relasi sosial dan mendukung kesiapan menghadapi dunia kerja.

Dalam diskusi tersebut, Wirda Rasyada yang juga merupakan perwakilan EDSA Talk UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe berbagi pandangan mengenai pentingnya memahami English slang sebagai salah satu bentuk perkembangan bahasa yang dinamis. Menurutnya, pemahaman terhadap ungkapan-ungkapan informal dalam bahasa Inggris dapat membantu seseorang berkomunikasi secara lebih alami dengan penutur dari berbagai latar belakang budaya. Namun, ia juga menekankan bahwa kemampuan menggunakan English slang harus diimbangi dengan pemahaman konteks agar penggunaannya tetap tepat, terutama dalam membedakan situasi formal dan nonformal.

Pada kesempatan yang sama, Wirda berdiskusi bersama dua narasumber lainnya, yaitu M. Harsya Al Kafi dan Taruna Heza Rifqi dari Universitas Malikussaleh. Jalannya diskusi dipandu oleh host Eghi Poetra yang menghadirkan suasana interaktif sehingga pembahasan mengenai perkembangan bahasa Inggris di era digital menjadi lebih menarik dan mudah dipahami oleh para pendengar.

Keikutsertaan Wirda dalam program tersebut menjadi salah satu wujud nyata kontribusi mahasiswa FTIK UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe dalam menyebarluaskan wawasan akademik kepada masyarakat melalui media penyiaran. Partisipasi ini sekaligus menunjukkan bahwa mahasiswa tidak hanya dituntut untuk unggul di ruang perkuliahan, tetapi juga mampu mengaktualisasikan pengetahuan, keterampilan komunikasi, serta kepercayaan diri dalam forum publik.

Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama FTIK UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe, Dr. Nurul Fadhillah, mengapresiasi partisipasi aktif mahasiswa dalam berbagai forum publik yang memberikan ruang untuk mengembangkan kompetensi sekaligus membawa nama baik institusi. Menurut beliau, keterlibatan mahasiswa dalam program seperti Outside The Box merupakan bentuk implementasi pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga pada penguatan kemampuan komunikasi, kepemimpinan, dan jejaring profesional.

Beliau berharap semakin banyak mahasiswa FTIK yang berani mengambil peran dalam berbagai kegiatan di tingkat lokal, nasional, maupun internasional sebagai sarana mengembangkan potensi diri sekaligus memberikan kontribusi positif kepada masyarakat. FTIK UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe pun berkomitmen untuk terus mendukung berbagai aktivitas mahasiswa yang mampu melahirkan lulusan berkarakter, kompeten, adaptif terhadap perkembangan zaman, serta siap menjadi agen perubahan di tengah masyarakat.

Share this Post