FTIK UIN SUNA Lhokseumawe Antarkan Mahasiswa-MAN Insan Cendekia Aceh Terapkan PPL-KPM Integrasi Pertama Nasional
Aceh Timur, 7 Agustus 2026 — Sebanyak lima mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah (SUNA) Lhokseumawe mulai melaksanakan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) Integrasi Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) hingga lima bulan ke depan di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Insan Cendekia Aceh Timur, Jumat (7/8/2026).
Kelima mahasiswa tersebut yaitu Muhammad Izzat Saputra (Tadris Bahasa Inggris), Khaidir Hafizh (Pendidikan Agama Islam), Shinta Maqfirah (Tadris Bahasa Inggris), Fitria Ramadani (Pendidikan Bahasa Arab), dan Suma Arifa'atun (Pendidikan Agama Islam).
Mahasiswa PPL-KPM Integrasi diserahkan langsung oleh para pimpinan FTIK UIN SUNA Lhokseumawe, yaitu Dekan, Dr. Jumat Barus, S.S., M.S., didampingi Wakil Dekan I Bidang Akademik dan Kelembagaan, Dr. Susi Yusrianti, M.Pd., Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan Dr. Nurul Fadhillah, S.Pd., M.Hum., serta Kepala Bagian (Kabag) Tata Usaha FTIK Abubakar Siddik, S.Sos.
Kehadiran pimpinan FTIK dan Mahasiswa disambut oleh Kepala MAN Insan Cendekia Aceh Timur, Zulkarnain, S.Pd.I., M.A. dan jajaran pimpinan lainnya yang berasal dari unsur wakil kepala madrasah bidang kurikulum, bidang kesiswaan, bidang pengasuhan asrama, bidang sarana dan prasarana, serta bidang kehumasan.
Kegiatan serah terima mahasiswa pada pelaksanaan PPL-KPM Integrasi ini turut ditandai dengan penandatanganan Implementation of Agreement (IoA) oleh Dekan FTIK UIN SUNA Lhokseumawe dan Kepala MAN Insan Cendekia Aceh Timur. Penandatanganan IoA tersebut menjadi simbol penguatan kerja sama dan kolaborasi antara kedua lembaga. IoA ini diharapkan dapat menjadi landasan bagi terjalinnya kerja sama yang berkelanjutan antara FTIK UIN SUNA Lhokseumawe dan MAN Insan Cendekia Aceh Timur, khususnya dalam peningkatan mutu pendidikan dan pengembangan kompetensi para mahasiswa dan siswa di kedua lembaga pendidikan tersebut.
Melalui PPL-KPM Integrasi, mahasiswa tidak hanya mengasah keterampilan mengajar serta pengelolaan kelas bagi para siswa, tetapi juga terlibat aktif dalam beradaptasi di sekolah, mulai dari pendampingan kegiatan keagamaan hingga pengembangan tata kelola kelembagaan. Pendekatan terpadu ini dinilai akan lebih efektif menjembatani teori-teori di bangku kuliah dengan realitas kebutuhan di sekolah. Bagi mahasiswa, pengalaman ini menjadi ruang tempaan yang komprehensif untuk memperluas kepemimpinan, empati, dan kemampuan beradaptasi. Sementara bagi pihak sekolah, kolaborasi ini memberikan energi baru dan dampak positif yang berkelanjutan dalam mendukung kemajuan pendidikan serta kemandirian para siswa.
Dalam sambutannya, Dekan FTIK UIN SUNA Lhokseumawe, Dr. Jumat Barus, S.S., M.S., menitipkan pesan kepada Kepala MAN Insan Cendekia Aceh Timur, Zulkarnain, S.Pd.I., M.A., agar turut membimbing para mahasiswa selama menjalani PPL Integrasi KPM. "Kami mohon bimbingannya untuk anak-anak kami, karena mereka masih muda dan sebagai manusia tentu tidak luput dari kesalahan. Mohon diberikan bimbingan dan arahan" ujarnya.
Menanggapi hal tersebut, Zulkarnain, S.Pd.I., M.A., menyampaikan bahwa program PPL Integrasi KPM ini merupakan yang pertama kali dilaksanakan di lingkungan MAN Insan Cendekia se-Indonesia. “Program ini pertama kali dilakukan di MAN Insan Cendekia se-Nusantara. Dari semua Insan Cendekia, baru MAN IC Aceh Timur yang menjalankan program seperti ini, dan pencapaian ini akan kami laporkan langsung kepada Ditjen Pendis ” ujarnya.
Ia juga berharap program ini ke depan dapat diterapkan di MAN Insan Cendekia lainnya di seluruh Indonesia, mengingat kegiatan tersebut dinilai sebagai program yang baik dan bermanfaat bagi pengembangan mahasiswa maupun madrasah.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari hubungan kelembagaan yang telah terjalin sebelumnya antara FTIK UIN SUNA Lhokseumawe dan MAN Insan Cendekia Aceh Timur. Melalui program PPL-KPM Integrasi ini, mahasiswa diharapkan tidak hanya memperoleh pengalaman mengajar di lingkungan madrasah, tetapi juga dapat berkontribusi dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat sekitar.
