Tiga Dosen TBIN UIN Sultanah Nahrasiyah Lulus Seleksi Inspiring Lecturer Program (ILP) 2026
Lhokseumawe – Kabar membanggakan kembali datang dari Program Studi Tadris Bahasa Indonesia (TBIN), Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK), UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe. Tiga dosen TBIN, yaitu Istiqamah, M.Pd., Lina Sundana, M.Pd., dan Isfiana Nursari, M.Pd., berhasil lolos sebagai peserta Inspiring Lecturer Program (ILP) 2026 yang diselenggarakan oleh ParagonCorp.
Inspiring Lecturer Program (ILP) merupakan program pengembangan dosen berskala nasional yang diselenggarakan sejak tahun 2021. Program ini dirancang untuk mendorong dosen menjadi agen perubahan yang tidak hanya unggul dalam pembelajaran, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan pendidikan dan masyarakat.
Pada pelaksanaan tahun 2026, ILP mendapat antusiasme yang sangat tinggi dengan lebih dari 6.000 dosen dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia mendaftarkan diri sebagai peserta. Setelah melalui proses seleksi administrasi, peserta yang dinyatakan lolos menerima informasi onboarding melalui surat elektronik pada 10 Juni 2026 dan mengikuti kegiatan onboarding secara daring pada 13 Juni 2026.
Dekan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK), Dr. Jumat Barus, S.S., M.S., menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan tiga dosen TBIN mengikuti program pengembangan dosen tingkat nasional ini menunjukkan komitmen FTIK dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang unggul, adaptif, dan responsif terhadap perkembangan dunia pendidikan.
“Partisipasi dosen dalam program nasional seperti ILP menjadi bagian penting dalam upaya peningkatan kompetensi akademik dan profesional. Pengalaman, wawasan, serta jejaring yang diperoleh diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi pengembangan mutu pendidikan di lingkungan FTIK,” ujarnya.
Ketua Program Studi Tadris Bahasa Indonesia, Istiqamah, M.Pd., juga menyampaikan bahwa keikutsertaan dosen TBIN dalam ILP 2026 merupakan peluang strategis untuk memperluas jejaring akademik dan memperoleh berbagai pengalaman pengembangan profesional yang dapat diimplementasikan dalam pelaksanaan tridarma perguruan tinggi.
“Melalui program ini, dosen memperoleh kesempatan belajar, berkolaborasi, dan mengembangkan inovasi yang dapat diterapkan dalam pembelajaran, penelitian, maupun pengabdian kepada masyarakat. Harapannya, manfaat program ini tidak hanya dirasakan oleh dosen peserta, tetapi juga memberikan dampak positif bagi pengembangan program studi dan universitas,” ungkapnya.
Keberhasilan tiga dosen TBIN dalam Inspiring Lecturer Program 2026 menjadi bentuk rekognisi atas kualitas dan daya saing dosen UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe di tingkat nasional. Selain memperkuat kompetensi individu, keikutsertaan dalam program ini diharapkan mampu mendorong lahirnya inovasi pembelajaran, kolaborasi penelitian, serta penguatan pengabdian kepada masyarakat yang berdampak luas.
Capaian ini sekaligus mempertegas komitmen Program Studi Tadris Bahasa Indonesia FTIK UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia yang unggul, memperluas jejaring akademik nasional, serta meningkatkan mutu tridarma perguruan tinggi secara berkelanjutan.