Dosen TMA FTIK UIN SUNA Perkuat Kolaborasi Tri Dharma Bersama Guru Besar UNY
Lhokseumawe – Program Studi Tadris Matematika Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe menggelar Sharing Session bersama dua akademisi dari Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), yaitu Prof. Wahyu Setyaningrum, M.Ed., Ph.D. dan Prof. Dr. Ariyadi Wijaya, M.Sc., pada Rabu (08/07/2026) di Ruang Borang FTIK.
Kegiatan ini menjadi wadah untuk memperkuat jejaring akademik sekaligus berbagi pengalaman dalam pengembangan Tri Dharma Perguruan Tinggi, meliputi bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Selain itu, sesi diskusi juga membahas berbagai strategi pengembangan kapasitas akademik dosen dan mahasiswa agar mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
Acara dibuka secara resmi oleh Ketua Program Studi Tadris Matematika FTIK UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe, Dr. Mahdalena, M.Pd. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Program Studi Tadris Matematika dalam membangun budaya akademik yang kolaboratif serta memperluas jejaring dengan perguruan tinggi unggul di Indonesia.
"Kami berharap kegiatan ini menjadi langkah awal untuk mempererat kerja sama akademik antara Prodi Tadris Matematika FTIK UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe dengan Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Negeri Yogyakarta. Melalui kolaborasi ini, diharapkan lahir berbagai kegiatan bersama yang dapat meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan sumber daya dosen dan mahasiswa," ujar Dr. Mahdalena.
Pada sesi utama, Prof. Wahyu Setyaningrum dan Prof. Dr. Ariyadi Wijaya berbagi pengalaman dan strategi meningkatkan kualitas pembelajaran yang berorientasi pada kebutuhan abad ke-21, serta penguatan budaya riset di lingkungan perguruan tinggi.
Diskusi juga menyoroti pentingnya peningkatan produktivitas penelitian dosen melalui kolaborasi lintas institusi, publikasi pada jurnal bereputasi, serta pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat yang berbasis hasil riset sehingga memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Salah satu topik yang mendapat perhatian peserta adalah pemaparan mengenai program pengembangan akademik dosen menuju jenjang doktor (S3) di lingkungan Pendidikan Matematika UNY. Para narasumber menjelaskan pentingnya perencanaan karier akademik sejak dini, membangun rekam jejak penelitian, memperluas jejaring kolaborasi, serta mempersiapkan diri untuk melanjutkan studi doktoral sebagai bagian dari peningkatan mutu dosen di perguruan tinggi.
Kegiatan berlangsung secara interaktif dengan sesi tanya jawab. Berbagai pertanyaan terkait pengembangan kurikulum, peluang kolaborasi penelitian, publikasi ilmiah, hingga strategi melanjutkan studi ke jenjang doktor menjadi pembahasan yang menarik selama kegiatan berlangsung.
Melalui Sharing Session ini, Program Studi Tadris Matematika FTIK UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe berharap terjalin kolaborasi yang lebih erat dengan Universitas Negeri Yogyakarta dalam bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, pengembangan kapasitas dosen, serta peningkatan kualitas akademik mahasiswa. Kerja sama tersebut diharapkan mampu mendorong terciptanya ekosistem akademik yang inovatif, produktif, dan berdaya saing di tingkat nasional maupun internasional.
