Jejak Kepemimpinan PIAUD Berlanjut, Demisioner Ketua HMJ Terpilih sebagai Wakil Presiden Mahasiswa Periode 2026–2027

Lhokseumawe, 11 Februari 2026 — Kabar membanggakan datang dari UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe. Pasangan Fauzan Azima dari Jurusan Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT) bersama Riska Ayunita dari Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) resmi terpilih sebagai Presiden Mahasiswa dan Wakil Presiden Mahasiswa Periode 2026–2027.

Kemenangan ini menjadi momentum penting bagi mahasiswa untuk menghadirkan kepemimpinan yang progresif, kolaboratif, serta berlandaskan nilai-nilai keislaman. Melalui proses demokrasi kampus yang dinamis dan partisipatif, Fauzan dan Riska memperoleh kepercayaan besar dari mahasiswa untuk mengemban amanah memimpin Dewan Eksekutif Mahasiswa selama satu periode ke depan.

Dalam pidatonya, Presiden Mahasiswa terpilih, Fauzan Azima, ''Menegaskan komitmennya untuk mewujudkan tata kelola organisasi yang transparan, aspiratif, dan responsif terhadap kebutuhan mahasiswa. Ia menyampaikan bahwa kepemimpinan bukan sekadar jabatan, melainkan tanggung jawab moral untuk memastikan setiap program kerja memberikan dampak nyata bagi seluruh mahasiswa''.

Sementara itu, Wakil Presiden Mahasiswa terpilih, Riska Ayunita,'' Menekankan pentingnya memperkuat sinergi lintas jurusan dan organisasi kemahasiswaan. Menurutnya, kolaborasi merupakan kunci dalam membangun gerakan mahasiswa yang kuat, inklusif, dan berkelanjutan''.

Dukungan juga datang dari Kaprodi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD),Bapak Noval Fuadi, M.Pd. ''Mengucapkan selamat dan sukses kepada Fauzan Azima dan Riska Ayunita atas amanah baru yang dipercayakan oleh mahasiswa. Ia berharap keduanya mampu menjalankan kepemimpinan dengan integritas, dedikasi, serta semangat pengabdian, sekaligus menghadirkan inovasi yang berdampak nyata bagi kemajuan UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe dan Program Studi PIAUD. “Semoga kepemimpinan ini dapat memperkuat kualitas organisasi kemahasiswaan, mendorong prestasi, serta membawa kampus menuju arah yang semakin unggul dan berdaya saing,” ujarnya''.

Dengan mengusung semangat perubahan dan keberlanjutan program, pasangan ini bertekad menjadikan DEMA sebagai ruang aspirasi yang terbuka, inovatif, dan mampu merangkul keberagaman mahasiswa. Kepemimpinan periode 2026–2027 diharapkan dapat melahirkan kebijakan yang solutif, memperkuat solidaritas, serta membawa nama baik kampus ke tingkat yang lebih tinggi.

Selamat dan sukses kepada Fauzan Azima dan Riska Ayunita atas amanah yang telah diraih. Semoga setiap langkah kepemimpinan senantiasa diberkahi kemudahan dan mampu memberikan kontribusi positif bagi seluruh civitas akademika UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe.

 

 

Share this Post