UIN SUNA GANDENG UMSU PERKUAT KOLABORASI GLOBAL MELALUI THE 2ND INTERNATIONAL CONFERENCE ON EDUCATION 2026

Medan, 23 Juli 2026 – Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe melalui Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat jejaring akademik internasional melalui kolaborasi dengan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU). Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan The 2nd International Conference on Education (ICO-ETLIN) 2026 yang berlangsung secara hybrid di Auditorium UMSU, Medan, Kamis (23/7/2026).

Mengusung tema "Human-Centered Innovation for Education and Society in the Era of Artificial Intelligence," konferensi internasional ini menjadi wadah bagi akademisi, peneliti, dosen, mahasiswa, dan praktisi pendidikan dari berbagai negara untuk bertukar gagasan mengenai inovasi pendidikan, linguistik, penelitian, serta pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan dalam dunia pendidikan.

Acara dibuka dengan rangkaian seremoni yang diawali dengan tarian penyambutan, pembacaan ayat suci Al-Qur'an, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Sang Surya, serta laporan pelaksanaan kegiatan. Selanjutnya, sambutan disampaikan oleh Rektor Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, Prof. Dr. Akrim, M.Pd., dan Rektor UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe, Prof. Dr. Danial, M.Ag. Turut memberikan sambutan secara virtual President of IES2CV, Dr. Abd. Ghofur, M.Pd., serta Founder President Cape Forum India, Dr. Subathra Chelladurai. 

Momentum penting dalam konferensi ini adalah pelaksanaan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe dan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara sebagai bentuk penguatan kerja sama antarlembaga. Penandatanganan tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan Memorandum of Agreement (MoA) melalui Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe dan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UMSU, bersama sejumlah mitra nasional maupun internasional. Kerja sama ini mencakup pengembangan pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, pertukaran akademik, hingga peningkatan publikasi ilmiah bereputasi internasional. 

Selain kedua perguruan tinggi tersebut, penandatanganan kerja sama juga melibatkan berbagai institusi dari dalam dan luar negeri, di antaranya Universitas Al Washliyah Medan, Universitas Almuslim Bireuen, Christ College (India), The Abra State Institute of Science and Technology (Filipina), Universiti Islam Selangor (Malaysia), dan University of Malakand (Pakistan). Kehadiran para mitra tersebut semakin memperkuat komitmen bersama dalam membangun kolaborasi pendidikan di tingkat global. 

Rangkaian konferensi dilanjutkan dengan sesi keynote yang menghadirkan narasumber internasional dan nasional, yaitu Dr. K. J. Varghese dari Christ College, India; Dr. Hazlin Falina dari Universiti Islam Selangor, Malaysia; Prof. Alexis Arizabal Enriques dari The Abra State Institute of Science and Technology, Filipina; Prof. Dr. Akhtem Dzelilov dari V.I. Vernadsky Crimean Federal University, Rusia; serta Prof. Dr. Khalsiah dari Universitas Malikussaleh. Para pembicara membahas berbagai isu strategis terkait transformasi pendidikan, inovasi pembelajaran, dan pengembangan riset di era Artificial Intelligence. 

FTIK UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe juga mengambil bagian aktif dalam sesi Plenary Speakers melalui dosen-dosen terbaiknya, yakni Dr. Nurul Fadhillah, M.Hum., Dr. Sarah Fazilla, M.Pd., dan Nurul Akmal, M.Pd. Ketiganya mempresentasikan hasil penelitian dan gagasan ilmiah bersama para akademisi dari UMSU, Universiti Islam Selangor (Malaysia), Universitas Negeri Makassar, serta Little Flower College, India. Kehadiran para dosen FTIK dalam forum ilmiah internasional ini menjadi wujud kontribusi nyata fakultas dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan peningkatan kualitas publikasi akademik. 

Penyelenggaraan The 2nd International Conference on Education 2026 diharapkan tidak hanya menjadi forum diseminasi hasil penelitian, tetapi juga menjadi langkah strategis dalam memperluas jejaring kerja sama internasional UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe. Melalui kolaborasi yang terjalin bersama UMSU dan berbagai institusi mitra dari mancanegara, FTIK UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe terus berkomitmen meningkatkan kualitas tridharma perguruan tinggi, memperkuat budaya riset, serta menghasilkan inovasi pendidikan yang mampu menjawab tantangan global di era kecerdasan buatan.

Dengan terselenggaranya konferensi ini, FTIK UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe semakin menegaskan perannya sebagai fakultas yang aktif membangun kolaborasi internasional, memperluas jejaring akademik, serta mendukung terwujudnya pendidikan tinggi yang unggul, adaptif, dan berdaya saing di tingkat global.

Share this Post