TBIN Gelar Kuliah Umum Psikolinguistik Bahas Alternative Universe bersama UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu
Lhokseumawe – Program Studi Tadris Bahasa Indonesia (TBIN) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe sukses menyelenggarakan kegiatan Kuliah Tamu Mata Kuliah Psikolinguistik pada Jumat, 22 Mei 2026 secara daring melalui Zoom Meeting. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh mahasiswa Tadris Bahasa Indonesia dan menghadirkan narasumber dari UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu, Susi Seles, M.Pd.
Kegiatan ini merupakan Implementasi Arrangement (IA) dari kerja sama akademik antara Program Studi Tadris Bahasa Indonesia UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe dengan UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu dalam bidang pendidikan, pengajaran, dan penguatan kapasitas akademik mahasiswa. Pelaksanaan kuliah umum ini menjadi wujud nyata realisasi kolaborasi antarperguruan tinggi sebagai bagian dari penguatan mutu pembelajaran serta implementasi jejaring kelembagaan yang mendukung pemenuhan indikator kerja sama.
Acara dipandu oleh moderator Shopy Khadijah dan diawali dengan pembukaan serta sambutan dari Dekan FTIK, Dr. Jumat Barus, S.S., M.S. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa psikolinguistik merupakan salah satu cabang ilmu yang sangat penting karena mengkaji bagaimana otak manusia memproses bahasa serta berbagai proses mental yang terjadi dalam penggunaan bahasa sehari-hari.
Beliau menegaskan bahwa kegiatan akademik kolaboratif seperti ini sangat penting untuk membuka ruang pertukaran wawasan antarperguruan tinggi sekaligus memperkaya pengalaman belajar mahasiswa. Menurutnya, pengetahuan yang diperoleh melalui kuliah umum ini diharapkan mampu menjadi bekal dalam pengembangan penelitian ilmiah, penyusunan tugas akhir, maupun skripsi di masa mendatang. Beliau juga berharap mahasiswa dapat mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh sehingga mampu mengembangkan pemahaman mereka terhadap fenomena kebahasaan yang terus berkembang di tengah masyarakat.
Memasuki sesi inti, Susi Seles, M.Pd. menyampaikan materi bertajuk “Dari Viral ke Mesin Cetak: Membedah Fenomena Alternative Universe (AU) dan Sastra Populer Media Sosial dalam Perspektif Psikolinguistik.” Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan bahwa perkembangan media sosial telah melahirkan berbagai bentuk karya sastra populer, salah satunya Alternative Universe (AU) yang banyak diminati generasi muda.
Melalui pendekatan psikolinguistik, peserta diajak memahami proses kognitif yang terjadi ketika pembaca menerima, menginterpretasikan, dan membangun makna dari teks-teks AU yang tersebar di berbagai platform media sosial. Narasumber juga mengulas bagaimana bahasa yang digunakan dalam karya-karya tersebut mampu memengaruhi emosi, imajinasi, serta pola pikir pembacanya sehingga menjadikan AU sebagai salah satu fenomena literasi digital yang menarik untuk dikaji secara ilmiah.
Antusiasme mahasiswa terlihat dari keaktifan mereka selama sesi diskusi dan tanya jawab. Berbagai pertanyaan diajukan terkait hubungan antara bahasa, media sosial, proses mental, hingga perkembangan sastra digital di era modern. Diskusi berlangsung interaktif dan menunjukkan tingginya minat mahasiswa terhadap kajian bahasa yang relevan dengan dinamika perkembangan teknologi digital.
Pada kesempatan tersebut, Ketua Program Studi Tadris Bahasa Indonesia, Istiqamah, M.Pd., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan kuliah umum ini. Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi forum akademik untuk memperluas wawasan mahasiswa, tetapi juga merupakan bukti konkret implementasi kerja sama akademik yang memberi dampak langsung terhadap peningkatan kualitas pembelajaran di lingkungan program studi.
Beliau berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari strategi penguatan atmosfer akademik dan pengembangan jejaring kelembagaan. Menurutnya, mahasiswa TBIN harus mampu mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, khususnya dalam bidang bahasa dan sastra, agar mampu menjawab tantangan zaman.
Lebih lanjut, beliau menegaskan bahwa mahasiswa diharapkan tidak hanya menjadi pembaca dan penikmat karya, tetapi juga mampu menghasilkan karya-karya kreatif yang bermanfaat bagi masyarakat. Mahasiswa juga diharapkan dapat mengembangkan kemampuan berpikir kritis, memperluas wawasan keilmuan, meningkatkan budaya literasi, serta memanfaatkan perkembangan media digital sebagai ruang untuk berkarya, melakukan penelitian, dan mengembangkan inovasi di bidang bahasa, sastra, dan pendidikan.
Kegiatan kuliah umum ini menjadi salah satu upaya Program Studi Tadris Bahasa Indonesia dalam memperkaya pengalaman akademik mahasiswa serta memperkuat pemahaman mereka terhadap kajian kebahasaan yang relevan dengan perkembangan zaman. Melalui implementasi kerja sama ini, Program Studi TBIN terus menunjukkan komitmennya dalam membangun ekosistem akademik kolaboratif yang mendukung peningkatan mutu pendidikan tinggi.