Tiga Mahasiswa Tadris Matematika Lolos sebagai Google Student Ambassador
Tiga Mahasiswa Tadris Matematika Lolos sebagai Google Student Ambassador
Lhokseumawe – Tiga mahasiswa Program Studi Tadris Matematika berhasil lolos dalam program Google Student Ambassador (GSA). Ketiganya merupakan mahasiswa semester 5, yaitu Salsabila Attala Nisa Purba , Amanda Zuhra, dan Agustria Asria Dewi. Keberhasilan tersebut menjadi salah satu capaian membanggakan sekaligus membuka peluang bagi mahasiswa untuk turut menyebarkan pemanfaatan teknologi dan kecerdasan buatan (AI) secara bijak di lingkungan kampus.
Program Google Student Ambassador merupakan wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan di bidang teknologi, komunikasi, dan kreativitas sekaligus berperan dalam menyebarluaskan pemanfaatan teknologi kepada lingkungan sekitarnya. Seleksi program ini diikuti oleh lebih dari 300.000 peserta dari seluruh Indonesia, dengan sekitar 2.000 peserta yang dinyatakan lolos.
Proses seleksi Google Student Ambassador dilaksanakan melalui tiga tahapan. Tahap pertama berupa pengisian formulir pendaftaran. Setelah itu, peserta yang melanjutkan ke tahap berikutnya diminta membuat video yang diunggah ke YouTube. Tahap ketiga berupa pembuatan konten kreatif, dengan ketentuan minimal satu dan maksimal lima konten. Proses pendaftaran dimulai pada 14 September, sedangkan rangkaian tahapan berikutnya berlangsung hingga 24 September.
Dari sisi persyaratan, program ini terbuka bagi mahasiswa yang memiliki kemauan untuk belajar dan berkembang. Beberapa hal yang menjadi bekal penting bagi peserta antara lain berstatus sebagai mahasiswa, memiliki niat untuk mengikuti program GSA, aktif di media sosial, serta memiliki kemauan untuk mengembangkan diri dan berbagi pengetahuan.
Keikutsertaan dalam Google Student Ambassador juga didorong oleh kesadaran akan semakin pentingnya pemahaman terhadap teknologi, khususnya kecerdasan buatan. Di tengah perkembangan AI yang semakin pesat, mahasiswa dituntut tidak hanya mampu menggunakan teknologi, tetapi juga memahami cara memanfaatkannya secara bijak, bertanggung jawab, dan sesuai kebutuhan.
Ketua Program Studi Tadris Matematika, Dr. Mahdalena, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi atas keberhasilan ketiga mahasiswa tersebut. Menurutnya, keterlibatan mahasiswa dalam program berskala nasional seperti Google Student Ambassador merupakan kesempatan yang baik untuk mengembangkan kompetensi sekaligus membawa nama baik Program Studi Tadris Matematika.
“Kami sangat mengapresiasi keberhasilan Salsabila, Amanda, dan Agustria yang telah lolos sebagai Google Student Ambassador. Prestasi ini menunjukkan bahwa mahasiswa Tadris Matematika memiliki potensi untuk berkembang tidak hanya dalam bidang akademik, tetapi juga dalam pemanfaatan teknologi dan kreativitas. Kami berharap pengalaman yang diperoleh melalui program ini dapat memberikan manfaat bagi diri mereka sendiri maupun bagi mahasiswa lainnya,” ujar Dr. Mahdalena, S.Pd., M.Pd.
Lebih lanjut, keikutsertaan mahasiswa dalam program tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya Prodi Tadris Matematika dalam mendorong mahasiswa agar semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi. Kemampuan memanfaatkan teknologi, khususnya AI, dinilai menjadi salah satu kompetensi penting yang perlu dikembangkan oleh calon pendidik matematika di tengah perubahan dunia pendidikan yang semakin digital.
“Kenal Teknologinya, Sebarkan Dampaknya, Rasakan Manfaatnya!” menjadi tagline yang dibawa sejak awal mengikuti program GSA. Semangat tersebut diharapkan tidak berhenti pada pencapaian individu, tetapi dapat memberikan dampak positif bagi lingkungan akademik, khususnya mahasiswa Tadris Matematika.
Ke depan, ketiga mahasiswa tersebut berencana menyusun sejumlah agenda khusus di lingkungan kampus. Saat ini agenda tersebut masih dalam tahap perancangan, dengan rencana kegiatan yang meliputi **workshop, sharing session, serta pengembangan dan pemanfaatan media pembelajaran berbasis teknologi**. Kegiatan tersebut nantinya akan difokuskan bagi mahasiswa Tadris Matematika, tetapi tetap terbuka bagi mahasiswa dari program studi lain yang memiliki ketertarikan untuk bergabung.
Kehadiran tiga mahasiswa Tadris Matematika sebagai Google Student Ambassador diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam membangun budaya pemanfaatan teknologi yang lebih positif di lingkungan kampus. Selain meningkatkan kapasitas mahasiswa dalam menggunakan teknologi dan AI, keberadaan mereka juga diharapkan mampu mendorong mahasiswa lainnya untuk lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi serta menggunakannya untuk mendukung proses pembelajaran dan pengembangan diri.
