Prodi BKPI UINSUNA Lhokseumawe Gelar Art Healing, Ajak Mahasiswa dan Siswa SMA Kelola Stres melalui Seni
Program Studi Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam (BKPI) UINSUNA Lhokseumawe menyelenggarakan kegiatan bertema “Saat Seni Menjadi Teman: Art Healing untuk Menghadapi Stres dan Overthinking” pada Kamis (8/10/2026). Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa UINSUNA Lhokseumawe serta siswa SMA di wilayah Lhokseumawe.
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran peserta akan pentingnya menjaga kesehatan mental sekaligus mengenalkan seni sebagai salah satu media untuk mengekspresikan emosi, mengenali perasaan, dan mengelola stres serta pikiran berlebihan (overthinking) dalam kehidupan sehari-hari.
Acara dibuka oleh Ketua Program Studi BKPI, Russya Ranggayoni, M.Psi. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya Prodi BKPI dalam menghadirkan edukasi kesehatan mental yang kreatif, interaktif, dan relevan dengan kebutuhan mahasiswa serta pelajar.
Materi disampaikan oleh Yara Andita Anastasya, S.Psi., M.Psi., Psikolog, yang mengajak peserta memahami konsep art healing sebagai salah satu cara untuk mengenali dan mengekspresikan emosi melalui aktivitas seni. Peserta tidak hanya mendapatkan pemahaman secara teoretis, tetapi juga terlibat langsung dalam praktik art healing selama kegiatan berlangsung.
Melalui praktik langsung tersebut, peserta diberikan kesempatan untuk menuangkan perasaan, pengalaman, dan kondisi emosional mereka ke dalam karya seni. Aktivitas ini menjadi ruang bagi peserta untuk berekspresi secara kreatif, melakukan refleksi diri, serta mengenali emosi yang mungkin sulit diungkapkan melalui kata-kata.
Suasana kegiatan berlangsung secara partisipatif dengan melibatkan mahasiswa dan siswa SMA dalam proses praktik. Pengalaman ini memberikan kesempatan kepada peserta untuk mencoba seni sebagai sarana relaksasi dan pengenalan diri. Peserta juga diajak memahami bahwa setiap individu dapat memiliki cara yang berbeda dalam menghadapi tekanan, sehingga penting untuk mengenali kebutuhan emosional dan memilih strategi pengelolaan stres yang sehat.
Dalam kehidupan sehari-hari, mahasiswa dan pelajar kerap menghadapi berbagai tekanan, mulai dari tuntutan akademik, persoalan pertemanan, ekspektasi lingkungan, hingga kekhawatiran terhadap masa depan. Kondisi tersebut dapat memicu stres dan overthinking apabila tidak dikelola dengan baik. Oleh karena itu, kegiatan ini diharapkan dapat memberikan pengalaman praktis kepada peserta dalam menemukan alternatif kegiatan positif untuk mendukung kesejahteraan psikologis.
Keterlibatan peserta dalam praktik langsung menjadi salah satu bagian penting dari kegiatan ini. Melalui pengalaman tersebut, peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan mengenai art healing, tetapi juga berkesempatan mencoba proses mengekspresikan perasaan melalui seni secara langsung. Meski demikian, art healing merupakan salah satu bentuk dukungan untuk pengelolaan emosi dan bukan pengganti bantuan profesional apabila seseorang membutuhkan penanganan psikologis lebih lanjut.
Penyelenggaraan kegiatan ini sekaligus menunjukkan komitmen Prodi BKPI UIN SUNA Lhokseumawe dalam mendukung pengembangan mahasiswa dan pelajar secara menyeluruh, tidak hanya dari aspek akademik, tetapi juga dari sisi emosional dan psikologis. Kegiatan edukatif seperti ini diharapkan dapat memperkuat kesadaran akan pentingnya kesehatan mental serta mendorong terbentuknya lingkungan pendidikan yang lebih peduli terhadap kesejahteraan peserta didik.
Melalui tema “Saat Seni Menjadi Teman”, Prodi BKPI mengajak generasi muda untuk lebih terbuka dalam mengenali perasaan, memahami diri sendiri, dan menemukan cara yang positif dalam menghadapi stres. Seni tidak hanya menjadi media untuk menghasilkan karya, tetapi juga dapat menjadi ruang untuk berekspresi, berefleksi, dan merawat diri.