Fahrul Rozi mahasiswa PAI raih Wakil 1 Duta Wisata Aceh Utara 2026
Lhokseumawe, 3 Mei 2026 – Kabar membanggakan kembali datang dari mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI). Fahrul Rozi, mahasiswa semester 6 PAI, berhasil menorehkan prestasi gemilang dengan terpilih sebagai Wakil I Duta Wisata Aceh Utara 2026 dalam ajang pemilihan duta wisata tingkat Kabupaten Aceh Utara.
Prestasi ini menjadi bukti bahwa mahasiswa PAI tidak hanya unggul dalam bidang akademik dan keagamaan, tetapi juga mampu berkontribusi aktif dalam pengembangan pariwisata serta pelestarian budaya daerah. Peran sebagai duta wisata diharapkan dapat menjadi wadah bagi generasi muda untuk memperkenalkan potensi daerah dengan penuh tanggung jawab dan integritas.
Dalam sambutannya, Ketua Program studi Islam Pendidikan Agama Islam, Dr. Maya Safitri, S.Pd.I., M.A., menyampaikan:
“Prestasi ini merupakan kebanggaan bagi keluarga besar PAI. Kami berharap capaian ini dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan potensi diri dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.”
Apresiasi juga disampaikan oleh Wakil Dekan III Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK), Dr. Nurul Fadhilah, M.Hum.:
“Kami sangat mengapresiasi prestasi yang diraih oleh Fahrul Rozi. Ini menunjukkan bahwa mahasiswa FTIK mampu bersaing dan berkontribusi di tingkat daerah. Semoga amanah sebagai Duta Wisata dapat dijalankan dengan baik serta membawa dampak positif bagi pengembangan pariwisata Aceh Utara.”
Sementara itu, Fahrul Rozi juga menyampaikan pesan motivasi:
“Jangan pernah ragu untuk mencoba dan keluar dari zona nyaman. Setiap mahasiswa memiliki potensi yang luar biasa, tinggal bagaimana kita berani melangkah dan memaksimalkannya. Jadikan setiap kesempatan sebagai jalan untuk berkembang dan memberikan manfaat bagi orang lain.”
Ajang pemilihan Duta Wisata Aceh Utara merupakan kegiatan tahunan yang bertujuan untuk mencari generasi muda terbaik sebagai duta promosi wisata dan budaya daerah. Para peserta telah melalui berbagai tahapan seleksi yang ketat, mulai dari penilaian wawasan, kepribadian, hingga kemampuan komunikasi dan pemahaman budaya lokal.
Dengan diraihnya prestasi ini, diharapkan mahasiswa PAI terus menunjukkan eksistensinya sebagai generasi yang cerdas, berakhlak, serta aktif dalam memajukan daerah dan melestarikan nilai-nilai budaya.(L)