Mahasiswa TBI Raih Juara 2, Angkat Budaya Aceh di Content Reels Challenge Mubaraq
Lhokseumawe, 2 May 2026. Muhammad Rafa Ananda, mahasiswa semester 4 Program Studi Tadris Bahasa Inggris (TBI), bersama timnya berhasil meraih juara 2 pada kompetisi Content Reels Challenge Mubaraq (Mudah Berbagi Ramadhan dengan QRIS). Kompetisi yang berlangsung pada 7–8 Maret 2026 dan diumumkan pada 12 Maret 2026 melalui Instagram Bank Indonesia Lhokseumawe ini menjadi ajang yang dinilai sangat berharga, khususnya bagi generasi muda yang memiliki minat di bidang videografi dan konten kreator. “Karena ini adalah kesempatan besar, terutama bagi kami anak-anak muda yang memiliki ketertarikan di bidang videografi dan juga konten kreator, karena jarang juga ada kompetisi lokal di bidang ini,” ujar Rafa.
Dalam lomba tersebut, peserta diminta mengangkat tema penggunaan QRIS yang dikombinasikan dengan unsur budaya lokal. Rafa bersama timnya, yaitu Hardian dan Cutnel, memilih konsep unik dengan menampilkan proses berburu takjil khas Aceh di Lhokseumawe. “Kami bertiga memutuskan untuk hunting takjil yang ada unsur Aceh-nya, dan akhirnya menemukan kanji rumbi. Konsepnya kami kemas melalui video POV Hardian sebagai kameramen, ditambah beberapa mini jokes,” jelasnya.
Melalui video tersebut, mereka tidak hanya menampilkan kemudahan transaksi digital menggunakan QRIS, tetapi juga mengangkat nilai apresiasi terhadap pedagang lokal yang masih mempertahankan makanan tradisional di tengah maraknya kuliner modern. “Selain menampilkan transaksi QRIS, kami juga ingin mengapresiasi pedagang lokal yang masih eksis berdagang makanan tradisional di era gempuran makanan kekinian,” tambahnya. Meski demikian, proses pembuatan video tidak berjalan tanpa hambatan. Rafa mengungkapkan bahwa keterbatasan waktu menjadi tantangan terbesar yang harus mereka hadapi. “Aku rasa sih waktu, karena waktu yang diberikan panitia cukup terbatas, jadi kami harus pandai mengatur waktu supaya tidak keteteran,” ungkapnya.
Menanggapi prestasi tersebut, Ketua Program Studi TBI, Dr. Zurriyati, S.Ag., M.Hum., turut memberikan apresiasi atas capaian mahasiswa yang dinilai mampu mengharumkan nama jurusan. “Kami sangat bangga atas prestasi yang diraih oleh Muhammad Rafa Ananda dan tim. Ini menunjukkan bahwa mahasiswa TBI tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga kreatif dan mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan media digital,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa prestasi ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan potensi diri. “Semoga pencapaian ini dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain untuk berani mencoba dan terus berkarya, khususnya dalam memanfaatkan media digital secara positif,” tambahnya.
Ke depan, Rafa berharap agar kompetisi serupa dapat lebih sering diselenggarakan sebagai wadah untuk mengembangkan kreativitas generasi muda di daerah. “Aku berharap lomba seperti ini bakal sering diadakan, karena bisa mengasah kreativitas pemuda Kota Lhokseumawe sekaligus menjadi wadah bagi kami untuk belajar,” tutupnya.