Mahasiswi TBIN UIN SUNA Raih Juara 3 MQK Bidang Muhadarah pada Peringatan Hari Santri 2026
Nayla Azkiyani, mahasiswi semester 1 Program Studi Tadris Bahasa Indonesia (TBIN), Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK), Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe, berhasil meraih Juara 3 Musabaqah Qiraatul Kutub (MQK) bidang muhadarah atau pidato cabang Marhalah Ulya dalam rangka peringatan Hari Santri 2026.
Dalam kompetisi tersebut, Nayla mewakili Dayah Madinatuddinah Jabal Nur. Lomba tersebut diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Dayah Kabupaten Aceh Utara, dan menjadi salah satu ajang bagi santri untuk menunjukkan kemampuan berpidato serta menyampaikan gagasan di hadapan publik.
Nayla membawakan pidato berjudul “Jihad Digital Santri: Dari Sanad Kitab Kuning Menuju Garda Anti-Hoaks.” Tema tersebut mengangkat peran santri dalam menghadapi tantangan era digital, khususnya dalam menyikapi dan menangkal penyebaran informasi bohong atau hoaks dengan berlandaskan ilmu dan nilai-nilai keislaman.
Perlombaan dilaksanakan melalui dua tahapan. Pada tahap pertama, peserta mengikuti seleksi penyisihan dengan mengirimkan video penampilan melalui tautan yang disediakan panitia. Peserta yang lolos seleksi kemudian melanjutkan ke tahap kedua, yaitu tampil secara langsung di Gedung Hasbi, Lhokseumawe, pada 17 Oktober 2026.
Setelah melalui rangkaian perlombaan, pengumuman dan pembagian hadiah dilaksanakan pada 22 Oktober 2026. Pada kesempatan tersebut, Nayla berhasil meraih Juara 3 dan memperoleh penghargaan atas penampilannya dalam cabang Muhadarah Marhalah Ulya.
Prestasi ini menjadi pencapaian yang membanggakan bagi Nayla, sekaligus menunjukkan bahwa mahasiswa dapat terus mengembangkan potensi dan kemampuan di berbagai bidang, termasuk keagamaan, komunikasi, dan literasi digital.
Ketua Program Studi Tadris Bahasa Indonesia, Istiqamah, M.Pd., turut memberikan apresiasi dan dukungan terhadap prestasi yang diraih Nayla. "Kami mengapresiasi prestasi yang diraih Nayla dalam lomba MQK bidang muhadarah. Semoga pencapaian ini menjadi motivasi untuk terus mengembangkan kemampuan, meningkatkan kepercayaan diri, dan menginspirasi mahasiswa lainnya agar berani berkompetisi serta meraih prestasi di berbagai bidang.”
Prestasi Nayla diharapkan dapat menjadi dorongan bagi mahasiswa lainnya untuk terus berkarya, mengembangkan bakat, serta memanfaatkan ilmu yang dimiliki untuk memberikan kontribusi positif bagi masyarakat di era digital.