Sinergi Lintas Negara: UIN Sultanah Nahrasiyah dan PEKA Malaysia Gelar Trauma Recovery Pasca-Banjir
Program Studi Bimbingan Konseling Islam (BKI) dan Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam (BKPI) UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe mempertegas eksistensi di kancah internasional melalui kolaborasi strategis bersama Persatuan Kaunselor Pendidikan Malaysia (PEKA). Kegiatan bertajuk International Community Service Collaboration ini diselenggarakan pada Sabtu (31/1/2026) bertempat di kampus UIN Sultanah Nahrasiyah, Lhokseumawe.
Acara diawali dengan prosesi penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dan Memorandum of Agreement (MoA) antara pihak universitas dengan PEKA Malaysia. Kerja sama ini bertujuan untuk memperkuat jejaring akademik serta profesionalisme di bidang bimbingan konseling, khususnya dalam penanganan isu-isu sosial dan kemanusiaan di kawasan serumpun. Langkah ini diharapkan mampu membuka peluang riset bersama dan pertukaran kepakaran antara akademisi Aceh dan para konselor profesional dari Malaysia.
Sebagai inti dari kegiatan tersebut, digelar Workshop Trauma Recovery yang diikuti oleh mahasiswa dan dosen. Workshop ini memberikan pendalaman teknis mengenai metode psikososial dalam menangani penyintas bencana. Fokus utama pembahasan tertuju pada “Program Kepulihan Trauma Pasca-Banjir Bandang Aceh & Sumatera Utara”, mengingat wilayah tersebut baru saja menghadapi dampak bencana alam yang cukup signifikan sehingga memerlukan intervensi mental yang tepat dan berkelanjutan.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Antarabangsa sebagai wujud implementasi nyata dari teori yang telah didiskusikan. Melalui program ini, tim gabungan dari BKI, BKPI, dan PEKA Malaysia terjun langsung memberikan layanan pemulihan trauma kepada warga terdampak. Sinergi ini diharapkan tidak hanya membantu memulihkan kondisi psikologis masyarakat, tetapi juga meningkatkan kompetensi mahasiswa dalam menangani kasus krisis di lapangan secara profesional dan humanis.

Rektor UIN Sultanah Nahrasiyah melalui perwakilan Wakil Rektor 3 menyampaikan bahwa kolaborasi lintas negara ini merupakan bukti nyata komitmen kampus dalam memberikan kontribusi bagi masyarakat luas. Dengan hadirnya tenaga ahli dari Malaysia, diharapkan ada transfer pengetahuan yang mumpuni bagi para calon konselor di UIN Sultanah Nahrasiyah agar siap menghadapi tantangan global di masa depan, terutama dalam misi kemanusiaan.