Mahasiswa Tadris Bahasa Inggris Laksanakan Penilaian Semester Ganjil dalam Program ECD Batch 5 di Sukma Bangsa

Lhokseumawe, 14 November — Sebanyak 41 Mahasiswa Program Studi Tadris Bahasa Inggris (TBI) UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe terus melaksanakan Program English Capacity Development (ECD) Batch 5 di Sukma Bangsa School Lhokseumawe. Program yang berlangsung sejak 12 September 2025 dan dilaksanakan setiap hari Jumat ini kini memasuki tahap penting, yaitu penilaian siswa setelah melalui rangkaian pembelajaran Bahasa Inggris selama beberapa bulan.

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa TBI mengelola kelas secara mandiri dimana mereka bertanggung jawab mengajar, merancang aktivitas pembelajaran, hingga melakukan evaluasi sesuai tingkat kemampuan siswa. Kelas ECD terbagi dalam empat level, yaitu: BEC (Basic English Class), INTER (Intermediate Class), SEA (Students’ English Activities), dan SSC (Sukma Speaking Club).

Penilaian perkembangan siswa dilakukan untuk melihat sejauh mana peningkatan kemampuan Bahasa Inggris mereka selama mengikuti program. Evaluasi dilakukan melalui ujian tulisan, ujian lisan, hingga penilaian performatif pidato yang disesuaikan dengan level masing-masing kelas. Hasil evaluasi ini menjadi indikator perkembangan kemampuan siswa sekaligus gambaran efektivitas metode yang digunakan oleh para tutor mahasiswa.

Pihak Sukma Bangsa menyampaikan apresiasi atas kontribusi mahasiswa. “Tutor ECD Batch 5 membantu kami melihat perkembangan siswa secara lebih detail. Mereka sangat kreatif dalam mengajar dan melakukan evaluasi sesuai karakter setiap kelas,” ujar salah satu perwakilan sekolah. Ketua Jurusan Tadris Bahasa Inggris, Dr. Zurriyati, S.Ag., M.Hum., turut memberikan tanggapan positif atas keterlibatan mahasiswa TBI dalam program ini. “Program ECD ini menjadi ruang belajar yang sangat bermakna bagi mahasiswa. Mereka tidak hanya mengajar, tetapi juga belajar melakukan evaluasi yang tepat dan bertanggung jawab terhadap perkembangan siswa. Saya sangat bangga melihat bagaimana mereka mampu menjalankan peran sebagai tutor dengan penuh profesionalisme. Harapannya, pengalaman ini dapat memperkuat kompetensi pedagogik mereka dan mempersiapkan mereka menjadi pendidik yang matang di masa depan,” ujarnya.

Selama pelaksanaan, mahasiswa menunjukkan dedikasi tinggi dalam merancang pembelajaran yang menyenangkan, interaktif, dan relevan dengan kebutuhan siswa. Dengan jumlah tutor mencapai 41 mahasiswa, ECD Batch 5 menjadi salah satu pelaksanaan terbesar sepanjang program ini diadakan. Kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat bagi siswa SMP Sukma Bangsa, tetapi juga memperkaya pengalaman profesional mahasiswa Tadris Bahasa Inggris dalam mengajar dan melakukan asesmen secara langsung di lapangan.

Share this Post